In Service Training (IN) 1 Program PKGSD-MBI

Luring (Fovere Hotel Kapuas)

15 Apr 2026 - 16 Apr 2026

Rekap Hasil Evaluasi Pengajar


Total: 51 Responden
1 Nama Pengajar
2 Penguasaan dan pengembangan materi
3 Pencapaian tujuan pembelajaran
4 Sistematika penyajian
5 Kemampuan menyajikan
6 Pemilihan metode untuk menghidupkan suasana belajar
7 Cara menjawab pertanyaan peserta
8 Penggunaan alat bantu pembelajaran/alat praktik
9 Penggunaan media pembelajaran
10 Penggunaan bahasa
11 Sikap dan perilaku dalam memfasilitasi
12 Kerapian berpakaian dalam memfasilitasi
13 Disiplin kehadiran dalam kelas
14 Pemberian motivasi belajar pada peserta
15 Pengawasan terhadap keselamatan dan kesehatan kerja
16 Pengajar memfasilitasi dan mendampingi proses pembelajaran peserta
17 Pengajar menggunakan bahasa yang menghargai dan menghormati di dalam berkomunikasi dengan peserta
18 Pengajar memulai dan mengakhiri pembelajaran tepat waktu
19 Pengajar mampu menyampaikan materi dengan jelas dan tepat
20 Pengajar sudah menerapkan prinsip berkesadaran, bermakna dan menggembirakan
21 Pengajar sudah menerapkan pengalaman belajar memahami, mengaplikasi dan merefleksi
22 Kritik/saran
  • "Very good"
  • "Good Joob"
  • "Tidak ada kritik dan saran , Pengajar sangat baik untuk semua selama proses pembelajaran 2 hari ini"
  • "Clesr"
  • "Love you Ibu Septi ♥️"

+ 34 jawaban lainnya telah masuk ke sistem.

Kesimpulan dari AI

📊 Rangkuman Hasil Analisis

  • Data survei mencakup evaluasi terhadap tiga pengajar (Tuti Marfuah, Poppy Monica Meka, dan Septi Rahayu) dengan total 51 responden.
  • Mayoritas indikator penilaian didominasi oleh predikat "Sangat Baik" dengan persentase di atas 70% pada hampir seluruh parameter.
  • Skor tertinggi tercapai pada aspek penguasaan materi dan kemampuan menyajikan materi (43 responden menyatakan "Sangat Baik").
  • Aspek dengan frekuensi penilaian "Baik" yang relatif lebih tinggi dibandingkan aspek lainnya adalah penggunaan media pembelajaran (15 responden) dan pengawasan K3 (18 responden).
  • Penilaian terendah muncul pada poin pengawasan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) dengan adanya 1 responden yang memberikan nilai "Cukup".
  • Umpan balik kualitatif menunjukkan kepuasan peserta yang sangat tinggi terhadap keramahtamahan, kejelasan penjelasan, dan suasana belajar yang menyenangkan.

🎓 Kesimpulan

  • 🌟 Kinerja Pengajar Sangat Unggul: Secara keseluruhan, pengajar dinilai sangat kompeten dalam penguasaan materi dan memiliki sikap (attitude) yang sangat positif dalam memfasilitasi pembelajaran.
  • 📚 Metode Pembelajaran Efektif: Penerapan prinsip pembelajaran bermakna dan menggembirakan telah berhasil diimplementasikan, terbukti dari banyaknya komentar positif mengenai suasana kelas yang tidak membosankan.
  • ⚠️ Area Perhatian pada Aspek Teknis: Meskipun tetap dalam kategori baik, aspek penggunaan media pembelajaran dan pengawasan K3 memiliki performa paling rendah dibandingkan kompetensi pedagogis lainnya.
  • 📍 Mobilitas Pengajar: Berdasarkan saran spesifik, terdapat kebutuhan bagi pengajar untuk lebih memperhatikan distribusi perhatian secara fisik di dalam ruang kelas (tidak hanya berada di depan).

💡 Rekomendasi Perbaikan

  • 🛠️ Peningkatan Kesadaran K3: Melakukan penguatan pengawasan terhadap aspek keselamatan dan kesehatan kerja selama proses praktik atau pembelajaran untuk menghilangkan penilaian "Cukup".
  • 💻 Optimalisasi Media dan Alat Bantu: Mengadakan pelatihan atau eksplorasi penggunaan media pembelajaran digital yang lebih variatif guna meningkatkan skor "Sangat Baik" pada aspek media dan alat praktik.
  • 🚶 Peningkatan Mobilitas Kelas: Menyarankan pengajar (khususnya dalam catatan untuk Septi Rahayu) untuk melakukan classroom walking atau berpindah posisi ke area belakang kelas agar interaksi dengan seluruh peserta lebih merata.
  • Manajemen Waktu: Mempertajam ketepatan waktu dalam memulai dan mengakhiri sesi, mengingat aspek ini memiliki jumlah penilaian "Baik" yang cukup signifikan (17 responden) dibandingkan aspek kompetensi inti.
  • 🔄 Standardisasi Kualitas: Mempertahankan standar komunikasi yang menghargai dan memotivasi yang sudah ada, karena hal ini menjadi kekuatan utama daya tarik pengajar bagi peserta.